Jangan Salah Pilih! 7 Cara Membedakan Kayu Jati Tua vs Muda Agar Tidak Tertipu
Ingin beli furnitur jati tapi takut dapat kualitas rendah? Simak 7 ciri utama perbedaan kayu jati tua dan muda agar investasi furnitur Anda awet puluhan tahun

Membeli furnitur kayu jati adalah sebuah investasi. Namun, di pasaran banyak beredar produk dengan label “Kayu Jati” padahal kualitasnya sangat jauh berbeda antara jati yang sudah berumur (tua) dengan jati yang masih muda (karbitan).
Agar Anda tidak kecewa di kemudian hari, tim ahli dari Karya Mebel merangkum 7 cara mudah untuk membedakan keduanya:
1. Perhatikan Kepadatan Serat Kayu
Kayu jati tua memiliki serat yang sangat padat, rapat, dan terlihat lebih tajam. Hal ini dikarenakan proses pertumbuhan pohon yang alami dan memakan waktu puluhan tahun. Sebaliknya, jati muda memiliki serat yang cenderung lebih renggang.
2. Cek Bobot Kayunya
Kayu jati tua yang berkualitas tinggi memiliki massa jenis yang lebih berat dan terasa sangat solid saat diangkat. Jika furnitur jati Anda terasa sangat ringan (mirip kayu sengon), besar kemungkinan itu adalah jati muda yang kadar airnya masih tinggi atau sel-sel kayunya belum padat sempurna.
3. Warna Kayu yang Lebih Gelap dan Merata
Ciri paling mencolok adalah warnanya. Kayu jati tua memiliki warna cokelat tua keemasan yang merata. Sedangkan jati muda biasanya memiliki banyak bagian berwarna putih (kayu gubal) di pinggirannya, yang sebenarnya sangat rawan dimakan rayap.
4. Kandungan Minyak Alami
Jati tua yang berkualitas tinggi mengandung minyak alami yang berlimpah. Anda bisa merasakannya dari permukaan kayu yang terasa agak berminyak dan lebih licin. Minyak inilah yang membuat jati tahan terhadap cuaca ekstrem dan serangan hama.
5. Tingkat Kelurusan dan Mata Kayu
Kayu jati muda seringkali memiliki banyak “mata kayu” (bekas cabang) dan cenderung lebih mudah melengkung setelah diproses. Jati tua yang sudah berumur biasanya lebih stabil dan memiliki pori-pori yang sangat halus.
6. Bau Khas Kayu Jati
Kayu jati tua memiliki aroma yang sangat khas dan kuat saat baru dipotong atau diamplas. Aroma ini tidak dimiliki oleh kayu jati muda atau jenis kayu lainnya. Aroma ini juga berfungsi sebagai pengusir serangga secara alami.
7. Harga Tidak Akan Membohongi Kualitas
Hati-hati dengan tawaran harga yang terlalu murah di luar kewajaran. Proses pengeringan (oven) dan pemilihan kayu jati tua membutuhkan biaya produksi yang lebih tinggi. Furnitur dari jati tua di Karya Mebel mungkin terlihat sebagai investasi awal yang lebih besar, namun Anda menghemat biaya perawatan untuk 20-30 tahun ke depan.
Kesimpulan:
Memilih furnitur bukan hanya soal model, tapi soal daya tahan. Pastikan Anda membeli dari produsen yang transparan mengenai material yang digunakan. Di Karya Mebel, kami hanya menggunakan material kayu jati pilihan yang sudah melewati tahap seleksi ketat.
Memilih furnitur bukan hanya soal model, tapi soal daya tahan. Pastikan Anda membeli dari produsen yang transparan mengenai material yang digunakan. Di Karya Mebel, kami hanya menggunakan material kayu jati pilihan yang sudah melewati tahap seleksi ketat.
